Pengertian Zaman Batu dan Pembagiannya

A. Pengertian

Pengertian Zaman Batu adalah zaman dimana segala sesuatu yang diciptakan oleh manusia untuk meringankan pekerjaannya terbuat dari batu. Oleh karena itu zaman ini disebut dengan zaman batu. Pada saat itu logam belum dikenal. Alat alat dati batu, diantaranya adalah kapak. Alat alat digunakan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Cara hidup mereka pada saat itu masih sederhana. Karena untuk memenuhi kebutuhan hidupnya mereka masih menggantungkan pada keadaan alam. 

B. Pembagian zaman batu

Zaman batu terbagi atas : zaman batu tua (Palaeolitikum), zaman batu tengah (Mesolitikum), zaman batu muda (Neolitikum) dan Zaman Batu besar (Megalitikum).

  1. Zaman Batu Tua (Palaeolitikum)

Zaman batu tua berlangsung sekitar 600.000 tahun yang lalu. Pada zaman batu tua ini alat alat banyak dibuat dari batu kasar yang tidak diasah dan dihaluskan. Alat alat dari batu kasar pada zaman batu tua ini antara lain chopperatau kapak genggam. Disebut kapak genggam karena cara penggunaan kapak itu adalah dengan digenggam langsung tanpa benda lain sebagai pegangannya.Kehidupan masyarakat pada zaman batu tua masih sederhana. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, mereka sangat bergantung kepada alam. Oleh karena itu, tempat tinggal mereka berpindah-pindah dari satu temapt ke tempat lainnya. Tempat yang ditinggali adalah daerah yang subur dan banyak menyediakan bahan makanan, seperti daun dan umbi-umbian. Setelah bahan makanan di tempat tersebut habis, mereka akan pindah mencari tempat lain yang subur dan memiliki persediaan bahan makanan. 

  1. Zaman Batu Tengah (Mesoitikum)

Pada zaman batu tengah ini, bentuk benda benda atau alat alat masih sama dengan zaman batu tua, yaitu berbentuk kasar, tidak diasah dan tidak dihaluskan. Alat alat yang dihasilkan pada zaman ini, antara lain peble (kapak genggam) sejenis chopper pada masa Palaeotikum dan hacle courte (kapak pendek). Pebble dibuat dari batu kali yang dipecah dan dibelah sisi luarnya. Adapun kapak pendek berbentuk setengah lingkaranPada zaman batu tengah ini, tempat tinggal masyarakat sudah mulai menetap atau tidak berpindah-pindah. Mereka tinggal di gua-gua, bahkan ada juga masyarakat yang sudah mampu membuat rumah meskipun masih sederhana dengan atap dan dinding saja. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari, mereka sudah mulai bercocok tanam, seperti umbi-umbian.

  1. Zaman Batu Muda (Neolitikum)

Pada zaman batu muda ini alat alat dibuat dari batu yang sudah diasah atau dihaluskan. Selain itu, pembuatan alat alat ini sudah mulai memperhatikan nilai seninya. Alat alat dari batu pada zaman batu muda ini, antara lain kapak persegi dan kapak lonjong. Sesuai dengan namanya bantuk kapak persegi adalah persegi panjang atau berbentuk trapesium. Bentuk sisinya agak melengkung sedikit. Pada bagian ujungnya diberi tangkai untuk memegang dan menggunakannya. Tangkai itu dikaitkan dengan rotan pada bagian yang melengkung itu. Bentuk kapak lonjong adalah bulat telur. Ujung yang satu agak lancip dan ujung yang lainnya tajam.Masyarakat pada zaman batu muda ini sudah hidup menetap dengan membuat dan menempati rumah-rumah. Rumah-rumah itu dibuat dari kayu, bambu atau daun-daunan. Mereka sudah hidup berkelompok membentuk suatu masyarakat. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, mereka bercocok tanam dengan menggunakan kapak persegi dan kapak lonjong. Kapak persegi dan kapak lonjong ini selain berfungsi untuk memotong atau memukul, juga dapat digunakan sebagai cangkul dalam bercocok tanam. 

  1. Zaman Batu Besar (Megalitikum)

Pada zaman batu besar, banyak dibuat bangunan dari batu batu yang besar. Batu batu besar ini masih kasar. Untuk membuat bangunan, batu batu yang besar itu hanya diratakan saja secara kasar sampai terbentuk bangunan yang dikehendakinya.

Bangunan bangunan pada zaman batu besar ini, antara lain:

  1. Menhir, yaitu bangunan berupa tugu. Menhir ini sering dipuja oleh masyarakat saat itu karena dipercayai melambangkan arwah nenek moyangnya. Dengan memuja pada menhir, masyarakat waktu itu percaya bahwa kehidupannya akan aman, damai dan tenteram. Selain itu, mereka akan hidup berkecukupan.
  2. Dolmen, yaitu bangunan yang berbentuk meja dari batu. Dolmen ini fungsinya sebagai tempat menyimpan sesaji pada saat sedang melakukan pemujaan kepada arwah nenek moyangnya.
  3. Pundenberundak-undak, yaitu bangunan dari batu besar yang tersusun bertingkat-tingkat. Fungsinya sebagai tempat pemujaan kepada arwah nenek moyangnya.
  4. Sarkofagus, yaitu peti kubur yang terbuat dari batu.
  5. Arca-arcaatau patung yaitu bangunan yang umumnya dianggap melambangkan nenek moyangnya. Area-area ini dipuja oleh masyarakat masa itu.

 

Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua, dan terima kasih telah membacanya.

Jangan lupa like dan komen yaa dan juga ikuti blog kami agar tidak ketinggalan postingan terbaru kami. Wassalamualaikum Wr. Wb.

SEL TUMBUHAN DAN FUNGSINYA

Assalamualaikum. Wr. Wb

Pada postingan sbelumnya kita sudah mengetahui apa itu sel bukan. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang ORGANEL-ORGANEL SEL TUMBUHAN BESERTA FUNGSINYA.

Sebelum masuk ke pembahasan kita sebaiknya mengetahui bagaimana bentuk sel tumbuhan tersebut, berikut gambarnya

Ini adalah bentuk dari sel tumbuhan

Sel Tumbuhan

1. Nukleus (Inti Sel)

Nukelus (Inti Sel) adalah organel sel yang sangat penting dan khusus, pusat utama sel yang menyimpan materi ginetik (kromosom) dari sel tertentu.

Fungsi Organel sel Nukleus adalah Mengkoordinasikan proses metabolisme misalnya pertumbuhan sel, sintesis protein dan pembelahan sel. Inti dan isinya disebut dengan nukleoplasma

2. Plastida (Kloroplas)

Plastida (Kloroplas) adalah  bagian sel tumbuhan yang membawa pigmen klorofil.

Fungsi Plastida adalah membantu tumbuhan sehingga dapat menjalani fotosintesis dengan sempurna. 

3. Ribosom 

Ribosom adalah organel yang memiliki ukuran yang kecil dan padat didalam sel.

Fungsi Ribosomadalahsebaga tempat dalam sintesis protein yang mengandung protein (40%) dan Asam ribonukleat atau RNA (60%). Ribosom terbagi atas dua yakni ribosom bebas dan ribosom terikat

4. Mitokondria 

Mitokondria adalah organel yang bermembran rangkap yakni membran dalam dan membran luar dengan berlekuk-lekuk (krista). mitokondria berguna dalam memecah karbohidrat kompleks dan gula yang dimanfaatkan.

Fungsi mitokondria adalah tempat respirasi aerop dalam pembentukan ATP sebagi sumber energi. 

5. Badan Golgi (Kompleks Golgi)

Badan Golgi adalah kantung pipih bertumpuk yang tersusun dan terikat oleh membran dengan ukuran kecil dan besar.

Fungsi Badan golgi adalah mengangkut zat kimia keluar ke dalam dan keluar sel setelah lemak dan protein di sintesis oleh retikulum endoplasma, badan golgi mengubah dan mempersiapkannya untuk keluar dari sel. 

6. Retikulum Endoplasma (RE) 

Retikulum Endoplasma (RE) adalah organel yang menghubungkan antara nukleus dan sitoplasma. Retikulum endoplasma memiliki kantung yang berbelit-belit. Retikulum endoplasma terbagi dua yakni Retikulum endoplasma kasar dan Retikulum endoplasma halus. retikulum endoplasma kasar adalah ditutupi oleh ribosom sedangkan retikulum endoplasma halus adalah tidak ditutupi ribosom atau ditempeli ribososm.

Fungsi Retikulum Endoplasma (RE) adalah penghubung dan pengangkutan struktur steroid, protein dan glikogen dan senyawa lainnya. 

7. Vakuola

Vakuola adalah organel penyimpanan yang membantu mengatur tekanan turgor sel tumbuhan. vakuola juga membantu pencernaan intraseluler molekul kompleks dan eksresi pada limbah. 

Itulah bagian bagian dari sel tumbuhan beserta fungsinya dan Semoga artikel ini bermanfaat baik bagi pembaca maupun penulis, terima kasih.

Jangan lupa like, komen dan juga share yaa dan tunggu postingan kami selanjutnya. Wassalamualaikum wr. Wb.

INTERAKSI KERUANGAN DALAM KEHIDUPAN DI NEGARA-NEGARA ASEAN

Baiklah pada ksempatan kali ini kami akan memberika pembelajaran mengenai INTERAKSI KERUANGAN. Berikut penjelasannya.

1. Pengertian, faktor Pendorong dan Penghambat Kerja Sama

Pengertian Kerja Sama adalah menjalin hubungan antara dua negara atau lebih demi mencapai suatu kesepakatan.

Pengertian Interaksisosial adalah Interaksi sosial merupakan hubungan-hubungan sosial yang dinamis yang menyangkut hubungan antara orang-orang perorangan, antara kelompok-kelompok manusia, maupun antara perorangan maupun kelompok manusia.

Latar belakang Interaksi/kerja sama antar negara, yaitu:

• Interaksi dan kerjasama antarnegara-negara ASEAN semakin berkembang seiring dengan munculnya berbagai kebutuhan setiap negara anggota, yang meliputi kebutuhan sosial, politik, ekonomi, maupun bidang lainnya menuntut suatu  negara untuk berperan aktif dengan melakukan kerjasama antarnegara ataupun dengan dunia internasional.

Tujuan dibentuknya organisasi Internasional, yaitu :

• Guna mengatasi dan meminimalisasi masalah yang dapat ditimbulkan dari interaksi antarnegara dalam berbagai bidang.Contoh : ASEAN ( Association of South East Asian Nation ) yang merupakan salah satu organisasi internasional yang bersifat kawasan atau region.

Faktor Pendorong terbentuknya kerjasama, yaitu :

a. Kesamaan dan perbedaan sumber daya alam. Kesamaan dan perbedaan wilayah (kondisi geografis).

Faktor Penghambat kerjasama, yaitu:

a.       Perbedaan Ideologib.      Konflik dan peperanganc.       Kebijakan protektifd.      Perbedaan kepentingan tiap-tiap negara
2. Bentuk-bentuk Kerjasama (Sosial, Politik, Budaya, Pendidikan, dan Perkembangannya)a. Bentuk Kerja Sama di Bidang Sosial dan BudayaTujuannya :- agar tercipta kerukunan dan kemajuan bersama- Setiap negara anggota ASEAN diminta berperan aktif dan ikut serta dalam upaya kerjasama guna mendukung kesejahteraan negaranya sendiri.
 Wadah di ASEAN bidang sosial dan budaya  adalah COSD ( Committee on Sosial Development)
Bentuk kerja sama di bidang sosial dan budaya negara-negara anggota ASEANantara lain :1)      Bidang pembangunan sosial dengan menekankan kesejagteraan golongan berpendapatan rendah, perluasan kesempatan kerja, serta pembayaran (upah) yang wajar.2)      Membantu kepada kaum wanita dan pemuda dalam usaha-usaha pembangunan.3)      Menanggulangi masalah-masalah perkembangan penduduk dengan bekerja sama dengan badan-badan internasional yang bersangkutan.4)      Pengembangan sumber daya manusia5)      Peningkatan kesejahteraan6)      Program peningkatan kesehatan (makanan dan obat-obat)7)      Pertukaran budaya dan seni, juga festival film ASEAN8)      Penandatangan kesepakatan bersama di bidang pariwisata ASEAN (ASEAN Tourism Agreement – ATA)9)      Penyelenggaraan pesta olahraga dua tahun sekali melalui SEA – Games
b.   Bidang Kerja Sama di Bidang Politik dan KeamananTujuannya :-          Menciptakan keamanan, stabilitas, dan perdamaian antarnegara di ASEAN-          Menciptakan ASEAN Regional Forum (ARF) untuk membahas kasus-kasus terkini yang menjadi perhatian ASEAN.
Hasil kesepakatan kerjasama politik dan keamanan :-          ZOPFAN (Zone of Peace, Freedom, and Neutrality)-          TAC ( Treaty of Amity and Cooperation )-          SEANWF (Treaty on Southeast Asian Nuclear Weapon-Free Zone)
Contoh nyata kerja sama politik dan keamanan adalah :1)      Traktat Bantuan Hukum Timbal Balik di Bidang Pidana (Treaty on Mutual Assistance in Criminal Matters – MLAT)2)      Konvensi ASEAN tentang Pemberantasan Terorisme (ASEAN Convention on Counter Terrorism- ACCT)3)      Pertemuan para Menteri Pertahanan (Defence Ministers Meeting – ADMM) yang bertujuan mempromosikan perdamaian dan stabilitas kawasan melalui dialog serta kerja sama di bidang pertahanan dan keamanan.4)      Penyelesaian sengketa laut cina selatan5)      Kerjasama pemberantasan kejahatan lintas negara yang mencakup pemberantasan terorisme, perdagangan obat terlarang, pencucian uang penyelundupan dan perdagangan senjata ringan dan manusia, bajak laut, kejahatan internet, dan kejahatan ekonomi internasional.6)      Kerjasama di bidang hukum, bidang migrasi dan kekonsuleran, serta kelembagaan antarparlemen.
c.    Bentuk Kerja Sama di Bidang PendidikanTujuannya :–          Tercapainya tujuan meningkatkan kualitas pendidikan di Asia Tenggara-          Meningkatnya daya saing internasional.
Contoh Bentuk kerjasama negara-negara ASEAN dalam bidang pendidikan :1)   Pertemuan organisasi guru dari negara-negara anggota ASEAN yaitu ASEAN Council of Teachers Convention (ACT) di Sanur Denpasar.2)   Penawaran beasiswa ASEAN3)   Negara-negara ASEAN memanfaatkan beasiswa untuk belajar di berbagai universitas di ASEAN dan Jepang atas biaya yang diberikan oleh ASEAN-Japan Scholarship Fund ( Dana Bea siswa ASEAN-Jepang)4)   Olimpiade di bidang pendidikan sering diadakan pada taraf regional Asia Tenggara.3. Pengaruh Kerja Sama Bidang Ekonomi, Sosial, Politik, Budaya dan Pendidikan terhadap Kehidupan di ASEANa.Pengaruh perubahan Ruang dan Interaksi antarruang terhadap Keberlangsungan  kehidupan ekonomi di Negara-negara ASEAN.1)      Terbentuknya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang diwujudkan sebuah pasar tunggal di kawasan Asia Tenggara.2)      Agar daya saing ASEAN meningkat serta bisa menyaingi Tiongkok dan India untuk menarik investasi asing.3)      Memperluas lapangan pekerjaan4)      Meningkatkan kesejahteraan5)      Dengan adanya MEA, membuka peluang serta negara menjual barang dan jasa dengan mudah ke negara-negara anggota ASEAN6)      Adanya pasar tenaga kerja profesional, membuka peluang tenaga kerja asing untuk mengisi berbagai jabatan serta profesi di Indonesia yang tertutup/ kekurangan sumber daya manusianya.7)      Adanya persaingan untuk semua penduduk di Asia Tenggara untuk menjadi tenaga kerja di negara-negara ASEAN8)      Pendidikan yang berkualitas menjadi modal persaingan dalam menghasilkan lulusan yang mempunyai pengetahuan, sikap dan ketrampilan.9)      Kegiatan ekonomi berupa produksi, distribusi dan konsumsi semakin luas dan bersaing bebas antar negara ASEAN.
b.   Pengaruh Perubahan Ruang dan Interaksi Antarruang terhadap Keberlangsungan Kehidupan Sosial di Negara-Negara ASEAN, yaitu :1)         Kondisi dan status sosial masyarakat Asia Tenggara yang berbeda dan hidup berdampingan terkadang memunculkan pertentangan karena perbedaan kepentingan.2)         Masalah-masalah kemanusiaan banyak terjadi akibat interaksi sosial yang masih dipengaruhi sekat-sekat kepentingan.3)         Adanya pengungsi Myanmar berpengaruh terhadap dinamika jumlah kependudukan suatu negara baik bagi yang mengungsi / negara tujuan pengungsian.4)         Adanya simpati dan empati antar pengungsi dan penduduk setempat daerah pengungsian.
c.    Pengaruh Perubahan Ruang dan Interaksi Antarruang terhadap Keberlangsungan Kehidupan Budaya di Negara-Negara ASEAN, yaitu :1)         Adanya kegiatan yang dilaksanakan oleh komunitas budaya ASEAN  yang berupa : membangun kota budaya ASEAN, perkemahan pemuda ASEAN, Jaringan kota kuno ASEAN.2)         Adanya festival budaya ASEAN 2013 sebagai ajang memperkenalkan kebudayaan kota dan kabupaten Purwakarta ke masyarakat ASEAN juga ajang mempertautkan dan memperkenalkan kebudayaan sesama negara ASEAN.3)         Salah satu cara memperoleh devisa dari sektor pariwisata.4)         Perkemahan budaya serumpun ASEAN berpengaruh turut mendukung kelestarian dan peningkatan silaturahmi bangsa serumpun Indonesia-Malaysia-Brunei Darussalam, serta turut mewariskan dan menanamkan nilai-nilai budaya luhur kepada generasi muda  Indonesia-Malaysia-Brunei Darussalam serta memperkuat komitmen terhadap suksesnya pendidikan, mendukung program kepariwisataan, khususnya dengan memperkenalkan budaya daerah sebagai daerah tujuan wisata terpilih dan spesifik.5)         Industri musik sangat maju.   d.   Pengaruh Perubahan Ruang dan Interaksi Antarruang terhadap Keberlangsungan Kehidupan politik di Negara-Negara ASEAN, yaitu :1)         Adanya sengketa perbatasan wilayah menjadi persoalan dibeberapa negara ASEAN, contoh Pulau Natuna diklaim oleh Tiongkok, Pulau Sipadan dan Legitan diklam oleh Malaysia.2)         Dengan adanya kasus klaim Pulau sipadan dan Legitan oleh Malaysia  menjadi pelajaran agar Indonesia lebih tertib dan tegas lagi dalam melakukan inventarisasi batas wilayah, terutama di pulau-pulau terluar.3)         TNI dikerahkan di perbatasan pulau-pulau terluar Indonesia untuk menjaga kedaulatan NKRI.4)         Sengketa perebutan wilayah yang mengklaim atau mengakui kepemilikan suatu wilayah tersebut terkadang menimbulkan konflik antarnegara, sehingga perbatasan wilayah sangat sensitif apabila terjadi sengketa5)         Negara-negara yang bersengketa tersebut terus mengupayakan penyelesaian melalui cara diplomasi.6)         Adanya kasus pekerja migran menjadi perhatian tersendiri bagi ASEAN. Beberapa negara ASEAN menawarkan untuk menyusun peraturan terkait sistem rekrutmen, penempatan kerja, dan besaran upah yang diberikan.
e. Pengaruh Perubahan Ruang dan Interaksi Antarruang terhadap Keberlangsungan Kehidupan pendidikan Negara-Negara ASEAN, yaitu :1)         Kualitas pendidikan dan lulusan yang kompeten mengubah paradigma pendidikan di setiap negara.2)         Objek pelajaran, metode pembelajaran, dan guru yang kompeten menjadikan masyarakat negara-negara ASEAN terutama pelajar akan mengakses informasi dan belajar untuk meningkatkan pendidikannya.3)         Pemerintah Indonesia berupaya memberikan kesempatan kepada lembaga pendidikan melakukan reformasi menyeluruh dalam sistem pendidikan.Contohnya, meningkatkan mutu pendidik baik bagi dosen atau guru melalui proses sertifikasi, akreditasi, standarisasi pendidikan, peningkatan gaji dan kesejahteraan pendidik, serta rekrutmen pendidik yang profesional.

4. Upaya-upaya Meningkatkan Kerja Sama di antara Negara-Negara ASEANUpaya meningkatkan kerja sama antarnegara-negara ASEAN yang telah terbangun melalui tiga pilar ASEAN. Tiga pilar tersebut meliputi : bidang politik-keamanan, ekonomi, dan sosial budaya.Faktor yang mendorong peningkatan kerja sama, meliputi :a.       Kekompakan                                    e. Saling menghormatib.      Konsistensi                                       f. Kesetiakawanan sosialc.       Keterbukaan                                     g. Dinamis dalam menjalani kerja sama.d.      Rasa ke-kekita-an
Kerja sama yang dibangun harus berfokus pada masyarakat dalam berbagai sektor (multisektor).Ø  Upaya Meningkatkan Kerja Sama dalam bidang sosial budaya antara lain, yaitu :1)   Masyarakat ASEAN akan bersama-sama mengatasi berbagai tantangan di bidang kependudukan, kemiskinan, ketenagakerjaan, dan kesejahteraan masyarakat.2)   ASEAN berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kualitas lingkungan hidup.3)   ASEAN membuka akses yang seluas-luasnya bagi seluruh penduduk di negara-negara anggotanya di berbagai bidang, seperti dibidang pendidikan, kebudayaan, ilmu pengetahuan dan teknologi, kesehatan, serta lingkungan hidup.4)   Indonesia sebagai negara yang memiliki sumber daya manusia yang banyak dengan usia produktif yang meningkat5)   Secara kultural Indonesia memiliki kebudayaan yang paling banyak dan beragam di antara negara-negara ASEAN sehingga menjadi daya tarik tersendiri.Ø  Upaya Meningkatkan Kerja Sama dalam bidang politik dan keamanan antara lain, yaitu :1)    ASEAN terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui peningkatan kemampuan pemerintahan dan pelibatan masyarakat madani dalam pengambilan keputusan.2)    Masyarakat ASEAN dapat lebih mengenali keragaman budaya negara anggota, saling menghargai  identitas nasional masing-masing, serta mewariskan sebuah kawasan Asia Tenggara yang aman, damai, dan makmur kepada generasi penerus.3)    Indonesia secara historis adalah pendiri ASEAN sehingga secara politis  mempunyai pengaruh yang kuat dalam meningkatkan daya tawarnya, selain itu militer Indonesia diyakini masih terkuat di ASEAN.
Ø  Upaya meningkatkan kerjasama dalam bidang ekonomi antara lain, yaitu :1)   Pertumbuhan Indonesia masih yang tertinggi dan produk kreatif yang dihasilkan memiliki daya saing yang cukup bagus.2)   Koperasi dapat dijadikan suatu program yang menarik karena sektor menengah ke bawah adalah salah satu komponen penunjang ekonomi.
Ø  Pembenahan tiap-tiap pilar yang harus dibenahi  oleh generasi bangsa meliputi :1)   Pembenahan struktur politik2)   Kekuatan penegak hukum dan militer3)   Penyatuan visi dan semangat kultural4)   Pembenaham kesejahteraan sosial5)   Penguatans ekonomi dan daya saing produk kita.

Sekian pembahasan dari kami, smoga dapat membantu teman teman, terima kasih.

SEL HEWAN DAN FUNGSINYA

Bagian terkecil yang menyusun organ pada setiap makhluk hidup disebut “SEL”. Dalam pembahasan kali ini kami akan membahas mengenai SEL HEWAN.

gambar sel hewan

Sel Hewan

Sel hewan terdiri dari beberapa organel yaitu:

1. Membran Sel

Membran sel adalah bagian paling luar yang membungkus sel yang tersusun atas lemak (lipid) dan protein (lipoprotein). 

Fungsi membran sel 

  • Melindungi sel
  • Mengatur keluar masuknya zat 
  • Penerima rangsangan dari luar

2. Sitoplasma 

Sitoplasma adalah cairan sel dan segala sesuatu yang larut di dalamnya, kecuali nukleus (inti sel) dan organel, serta sitoplasma terdiri atas protein material dan air. Sitoplasma bersifat koloid kompleks yakni tidak cair dan tidak padat yang dapat berubah tergantung konsentrasi air, jika konsentrasi air rendah akan menjadi padat lembek disebut gel, sedangkan jika konsentrasi air tinggi akan menjadi encer disebut sol.  

Fungsi Sitoplasma

  • Tempat berlangsungnya metabolisme sel 
  • Sumber bahan kimia sel 

3. Retikulum Endoplasma

Retikulum endoplasma adalah bagian selberbentuk benang-benang yang terdapat di inti sel. Retikulum endoplasma terbagi atas dua yakni retikulum endoplasma halus (REh) dan retikulum endoplasma kasar (REk). Retikulum endoplasma halus (REh) adalah tidak melekat dengan ribosom, sedangkan retikulum endoplasma kasar (REk) adalah melekat pada ribosom. 

Fungsi Retikulum Endoplasma

  • Alat transportasi zat dalam sel sendiri
  • Mensintesis lipid dalam sel (REh)
  • Membantu dalam detoksifikasi se-sel berbahaya.

4. Mitokondria 

Mitokondria adalah organel terbesar yang merupakan mesin dalam sel. Mitokondria berbentuk mirip dengan cerutu yang memiliki dua lapis membran yang lekuk-lekuk dan dinamakan kritas.  Oksigen dan glukosa berkombinasi dalam membentuk energi (ATP) yang diperlukan untuk metabolisme dan aktivitas seluler dalam organel sehingga mitokondria dijuluki sebagai the power house karna menghasilkan energi. Mitokondria dalam bentuk tunggulnya disebut dengan mitokondrion. Mitokondrion adalah organel yang mengubah dari energi kimia ke energi yang lain.

Fungsi Mitokondria 

  • Menghasilkan energi dalam bentuk ATP
  • Respirasi seluler

5.  Lisosom

Lisosom adalah organel berupa kantong terikat di membran yang berisi kandungan enzim hidrolitik yang digunakan dalam mengontrol pencernaan intraseluler di keadaan apapun. Lisosom terdapat pada sel eukariotik. 

Fungsi Lisosom 

  • Pemasukan makromulekul dari luar menuju ke dalam sel dengan mekanisme endositosis 
  • Mencerna materi dengan menggunakan fagositosis 
  • Mengontrol pencernaan intraseluler 
  • penghancuran organel sel yang telah rusak (autofagi)

6. Ribosom 

Ribosom adalah organel sel yang padat dan kecil dengan diameter 20 nm yang terdiri atas 65%RNA ribosom (rRNA) dan 35% protein ribosom (Ribonukleoprotein atau RNP ) . Ribosom bekerja dalam menerjemahkan mRNA untuk membentuk rantai polipeptida (protein) dengan menggunakan asam amino yang dibawah tRNA pada saat proses translasi. Di dalam sel ribosom terikat pada retikulum endoplasma kasar (REk), atau membran inti sel. 

Fungsi Ribosom 

  • Tempat berlangsngunya sintesis protein

7. Sentriol

Sentriol adalah struktur berbentuk tabung yang dapat ditemukan pada sel eukariota. Sentriol juga mengambil peran dalam pembelahan sel dan dalam pembentukan silia dan flagela. Sepasang sentriol yang membentuk struktur gabungan disebut dengan sentrosom. 

Fungsi Sentriol

  • Proses pembelahan sel dalam membentuk benang spindel 
  • Berperan membentuk silia dan flagel

8. Badan Golgi

Badan golgi atau aparatus golgi atau kompleks golgi adalah organel yang dikaitkan dengan fungsi ekskresi sel. Badan golgi dapat ditemukan di semua sel eukariotik dan terdapat pada fungsi ekskresi, seperti ginjal.Badan golgi berbentuk kantong pipih yang berukuran kecil hingga besar dan terikat oleh membran. Setiap sel hewan memiliki 10-20 badan golgi. 

Fungsi Badan Golgi

  • Membentuk vesikula (kantung) untuk ekskresi
  • Membentuk lisosom
  • Memproses protein 
  • membentuk membran plasma 

9. Nukleus

Nukleus adalah inti dari sel yang mengatur dan mengendalikan aktivitas sel baik itu metabolisme hingga ke pembelahan sel. Nukleus ditemukan pada sel eukariotik dan mengandung sebagaian besar materi ginetik yang bentuknya DNA linear panjang yang membentuk kromosom bersama protein-protein. Nukleus terdiri dari bagian-bagian seperti  Membran inti (karioteka), Nukleoplasma (Kariolimfa), Kromatin/kromosom, Nukleolus. 

Fungsi Nukleus 

  • Untuk menjaga integritas gen-gen 
  • Mengontrol aktivitas sel dengan mengelola ekspresi gen
  • Menyimpan informasi genetik
  • Tempat terjadinya replikasi
  • Mengendalikan proses metabolisme dalam sel 

10. Nukleolus 

Nukleolus adalah daerah yang terdapat di dalam inti sel (nukleus) yang bertanggung jawab dalam pembentukan protein menggunakan RNA (Asam ribonukleat).

Fungsi Nukleolus 

  • Bertanggung jawab dalam pembentukan protein 

11. Membran Inti 

Membran inti adalah elemen struktural utama nukleus yang membungkus keseluruhan organel dan memisahkan antara sitoplasma dan daerah inti. Membran inti bersifat tak permeabel dengan sebagian besar molekul yang membuat nukleus membutuhkan pori inti sehingga nukleus dapat melintasi membran. 

Fungsi Membran Inti 

  • Pelindung inti sel
  • Tempat pertukaran zat antara materi inti dan sitoplasma
Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai